Profile
Join date: Mar 1, 2022
About

Barang bekas bisa dimanfaatkan asalkan mengetahui tata caranya. Begitupun masalah oli bekas, jika dapat memanfaatkannya akan menjadi sesuatu yang berguna. Lantas apa saja manfaat oli bekas? Mari kita simak ulasannya.


Kendaraan membutuhkan oli untuk kinerja mesinnya, sehingga penggantian oli secara berkala sangat diperlukan. Disamping hal tersebut, oli yang habis diganti akan menjadi cairan bekas yang dibuang. Namun Sobat bisa mendapatkan manfaat oli bekas jika mengumpulkannya.


Pelumas masuk dalam kategori limbah berbahaya (B3). Oli bekas tidak boleh dibuang di sungai karena bisa mencemari air sungai. Namun Sobat bisa memanfaatkannya untuk dijadikan sesuatu yang lebih berguna.


1. Oli Bekas Tidak Selamanya Jadi Limbah

Tidak dipungkiri, bahwa kendaraan sekarang sudah banyak di jalan. Setiap kendaraan mempunyai pelumas dan melakukan penggantian secara berkala. Bahkan setiap hari ada penggantian oli yang dilakukan di bengkel.


Obat pastinya telah mendengar beberapa hal mengenai oknum yang menurut kami tidak bertanggung jawab. Jadi mereka mengumpulkan oli bekas kemudian dilakukan peracikan ulang sehingga menjadi pelumas oplosan. Yang lebih parah lagi adalah oli-oli tersebut dijual kembali dan menghasilkan uang yang cukup banyak.


Memang hal tersebut tidak disarankan, karena saat mesin mobil menggunakan oli oplosan tersebut kinerjanya jadi tidak maksimal. Selain hal tersebut, ternyata ada beberapa pihak yang dapat memanfaatkan oli bekas dengan baik dan tidak merugikan orang lain.


Baca Juga: Rekomendasi Oli Motor Matic Terbaik di Indonesia


Berkaitan dengan manfaat oli bekas dilansir dari laman Motorplus, jadi untuk wilayah Sawangan, Pasir Putih dan juga Sasak Panjang, Bogor, Jawa barat, oli bekas kendaraan dapat digunakan kembali untuk kegiatan lain.


"Bisa jadi bahan bakar untuk buat macam-macam. Bisa buat mematangkan batu bata, kapur, juga buat aspal," ucap Slamet selaku pengepul oli bekas dari Bojonggede, Bogor, Jawa Barat.


2. Digunakan Sebagai Bahan Bakar Murah

Jadi tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk hal negatif, hal positif juga bisa didapatkan dengan menggunakan oli bekas. Dari pihak Slamet menyebutkan, bahwa pihaknya mendapatkan oli bekas yang sudah tidak digunakan di bengkel yang berada di kawasan Bogor dan sekitarnya. Pihaknya memanfaatkan mobil pick up yang dimiliki untuk membawa oli bekas, setelah dibawa nantinya akan dimanfaatkan untuk kebutuhan lain yang tentunya bermanfaat


Selain untuk beragam kebutuhan, harga oli bekas juga tergolong mudah. Untuk satu drum ukuran 8 liter biasanya dijual dengan harga Rp. 20 ribuan dan drum yang kapasitasnya lebih besar dihargai Rp. 100 ribuan.


Berikut ini adalah manfaat oli bekas yang dilansir dari laman idntimes :


Untuk Pelumas Rantai - Kebanyakan orang atau bengkel memanfaatkan oli bekas sebagai pelumas rantai. Memang sudah ada pelumas khusus rantai, namun oli bekas tetap menjadi andalan.


Pengawet pada kayu - Untuk menjaga kayu tetap awet dan tidak dimakan rayap sobat bisa memanfaatkan oli bekas yang dicampur dengan solar. Adapun racikannya 1:1 dan setelah tercampur bisa mengoleskan kayu dengan campuran tersebut.


Bahan Pembakaran - Oli merupakan cairan yang mudah terbakar, dengan begitu saat ingin membakar sampah atau kayu bisa memanfaatkan oli bekas untuk bahan pembakaran.


Menghilangkan karat pada besi - Untuk hal ini caranya dengan mengoleskan oli bekas pada besi yang berkarat seperti pagar dan lainnya. Setelah itu diamkan beberapa saat dan dilakukan pengelapan serta pembersihan menggunakan air bersih.


Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan mengenai manfaat oli bekas https://danluatold.thuvienphapluat.vn/thanh-vien/olimotor. Semoga bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel menarik lainnya.